78 Personil Ikuti Rakor Teknis Fungsi Reserse Narkoba Polda Lampung

oleh -94 views

MP Bandar Lampung – 78 Personil Reserse Narkoba Polda Dan Jajaran mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Fungsi Reserse Narkoba Polda Lampung tahun 2019, dengan Tema “Sinergitas Penegakan Hukum dalam Rangka Uapaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Di Provinsi Lampung”, Rabu ( 23/10/2019 ) pukul 8.00 Wib.

Acara di laksanakan di Swiss-Belhotel Kota Bandar Lampung yang di hadiri oleh Kepala BNN Prov Lampung, Ketua Pengadilan Tinggi Lampung, Perwakilan Kejaksaan Tinggi Lampung, Perwakilan Kepala Kanwil Kemenkumham Lampung, Perwakilan Kepala Balai Besar POM Prov Lampung, PJU Polda Lampung, Pimpinan Media atau yg mewakili, Ormas Anti Narkoba dan para peserta Rakornis.

Tujuan dari Rakornis ini untuk meningkatkan Profesionalisme Penyidik dan Penyidik Pembantu Polda Lampung Khusunya Direktorat Reserse Narkoba dan jajaran dalam melaksanakan proses Penyidikan tindak pidana Narkoba Diwilayah Hukum Polda Lampung.

Narasumber dalam Rakornis ini, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung materi Asessment dan rehabilitasi, Kepala Kanwil Kemenkumhan RI Prov Lampung materi Proses Pemeriksaan Narapidana Narkoba, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung materi Penerapan TPPU dalam Tindak Pidaba Narkoba, Kepala Balai Besar POM Prov Lampung materi Mekanisme dan Prosedur Riksa Sample dan Barang Bukti serta Pengawasan obat berbahaya, Ketua Pengadilan Tinggi Prov Lampung materi Penerapan Putusan Rehabilitasi, Kabag Binops Sit Tes Narkoba Polda Lampung materi Anev Kenirja Sat Tes Narkoba jajaran Polda Lampung dan Anev manejemen Penyidikan, Kabag Wasidik Dit ResNarkoba Polda Log materi Pengawasan Penyidikan PerkaraTindak Pidana Narkoba, Kasubdit Dit Tes Narkoba Polda Lampung materi Sosialisasi Peraturan Kepolisian Nomor 6 tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana.

Dengan Metode Pelaksanaan
Paparan Narasumber, Diskusi, Tanya jawab, Pembulatan/Kesimpulan.

Amanat Kapolda Lampung, “Indonesia saat ini sudah kondisi darurat Narkoba ini ditinjau dari data Statistik, secara Nasional angka kejahatan Narkoba menunjukan peningkatan yang segnifikan dari tahun ke tahun, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas, sehingga diperlukan upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba secara masif dan komperhensif”.

“Jumlah pengguna Narkoba di Indonesia saat ini kurang lebih 6.4 juta jiwa hal ini Indonesia menjadi pasar yg potensi bagi bisnis peredaran gelap narkoba yg dikendalikan oleh sendikat jaringan narkoba baik nasional maupun Internasional”.

“Sebagai gambaran umum data pengungkapan kasus Narkoba Diwilayah Hukum Polda Lampung selama tahun 2019, jumlah kasus 1.397 perkara, jumlah tersangka  1.954 orang, jumlah barang bukti ganja 502,2 Kg,  Shabu 171,9 Kg, Ektacy 54,268 Butir, Psikotropika 20.572 butir ,Tembakau Gorila 143,15 Gram”.

Penekanan dari Kapolda Lampung juga :
1. Lakukan Proses Penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkoba secara profesional, transparan, dan akuntabel.

2. Tingkatkan kemampuan dan kompetensi personil serta optimalkan penggunaan teknologi informatika Kepolisian dan almatsus yg kita miliki dalam upaya pengungkapan kasus Narkoba.

3. Lakukan pengawasan kepada masing-masing anggotanya agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *