Komunitas Lampung Peduli Geosfer Tolak Energi Kotor PLTU

oleh -5.741 views

MP Lampung – Penggunaan batubara sebagai sumber energi sejak awal dari menambang hingga pendistribusikannya ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) banyak sekali polemik yang di timbulkan, mulai dari kerusakan lingkungan yang akibat pertambangan, kerusakan jalan akibat transportasi dan polusi yang mengganggu kesehatan.

Komunitas Lampung Peduli Geosfer Heri Maryanto Koordinator Lampung mengatakan, untuk kasus Lampung batubara dikirim dari pusat pertambangan milik PT. Bukit Asam (PTBA) diangkut menggunakan Kereta Api yang biasa di sebut BABARANJANG (Batubara rangkaian Panjang) Milik PT KAI, dikirim melintasi beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung dan selalu menimbulkan kemacetan setiap melintasi Kota Bandar Lampung. Selasa (2/4/19).

Sebelum tiba di Stokpile Tarahan Kota Bandar Lampung yang berbatasan dengan Kabupaten Lampung Selatan, setelah tiba di stokpile proses bongkar muat menimbulkan debu terbang yang menyebabkan polusi udara yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat sekitar, dalam proses pengangkutan sebelum digunakan sebagai bahan bakar PLTU diangkut langsung dari stokpile PT. BA yang jaraknya berdekatan dengan PLTU TARAHAN menggunakan Compayor melintasi Jalan Raya yang sudah barang tentu membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas dibawahnya.

Ditambah lagi dengan limbah pembuangan air Bahang yang menyebakan peningkatan suhu air laut yang sudah barang tentu merusak biota laut dan mengganggu ekosistem laut sehingga sangat merugikan bagi masyarakat Nelayan sekitar akibat menurunnya hasil tangkap dan terancam kehilangan sumber matapencaharian.

“Jadi Stop PLTU batubara sekarang juga mulai gunakan energi terbarukan untuk Indonesia bersih”, harapnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *