Terkait Statman “Jenderal Banyak Dosa” Dua Tokoh Masyarakat Laporkan Ketua DPRD Lampung Utara ke Polda

oleh -1.357 views

MP Bandar Lampung – Hati-hati menggunakan Jarimu dalam penggunaan Sosial Media (Sosmed) ternyata benar terbukti, hal ini menimpa Romli yang baru saja terpilih sebagai Ketua DPRD Lampung Utara (Lampura). Jum’at (25/10/19).

Reaksi keras bermunculan setelah diketahui adanya penulisan komentar yang bernada miring, hal ini terjadi pada tanggal 10 Oktober 2019 dalam sebuah Group akun Facebook “2019 Tetap Jokowi” salah seorang bernama Akai Palangsa memajang Foto seorang Jenderal yang diketahui adalah Wiranto dengan Membubuhkan Tulisan “Cepat Pulih dan Sehat Jendral, Bangsa Ini Mendoakan Mu #TegarWiranto”.

Kemudian status tersebut mendapat tanggapan komentar dari seseorang bernama Romli yang kemudian di ketahui saat ini sebagai Ketua DPRD Lampung Utara dengan kalimat, “Jendral Banyak Dosa.. (Memberi Emogi Tertawa sebanyak 3 kali). Hal ini mendapat tanggapan dari beberapa orang.

Komentar Statman Romli ini di komentari pertama kali oleh Panca Nanda yang mengatakan “aws .. pak ketua nnt di laporkan lg .. gawat kita di mutasi..”

Lalu disambut lagi oleh Agus Tori dengan kata-kata “Dosa Hanya Allah Yang Tau Yang Pasti Siapa Pun Presidennya Tetap Memakai Pak Wiranto”.

Hal ini lah yang membuat gerah beberapa tokoh masyarakat, Irwan Wilantara yang di dampingi Sukoyo yang membawa persoalan ini keranah Hukum untuk melaporkan Romli kepihak Polda Lampung.

Irwan Wilantara menegaskan dirinya berinisiatif melaporkan terkait persoalan tersebut secara personal meskipun dirinya saat ini selaku Sekretaris DPC Hanura kota Bandarlampung.

“Saya melaporkan hal ini karna beberapa alasan pertama secara umum Bapak Wiranto adalah Tokoh Nasional bangsa ini yang mau tidak mau sudah ada jasa terhadap bangsa ini”, ujarnya.

Lanjutnya, “Kedua pada saat dirinya (Romli-red) memberi komentar di group akun Facebook tersebut Bapak Wiranto masih menjabat sebagai Menkopolhukam RI”.

Saat ditanyakan mengapa dirinya melaporkan kepihak Polda Lampung mengatasnamakan pribadi meski beliau adalah Sekretaris DPC Hanura kota Bandarlampung saat ini.

“Ini adalah bentuk rasa cinta kami kepada tokoh Nasional Negeri ini, tetapi secara ke Partaian tentunya akan tetap melaporkan hal ini setelah Rapimda yang akan di gelar besok (Sabtu 26/10/2019) yang tentunya sebagai bentuk membela Marwah Partai”.

“Semua pihak juga tahu jika Bapak Wiranto itu adalah Pendiri Partai Hanura, yang hingga saat ini masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura yang tentunya membawa nama Partai. Sehingga wajar jika banyak Pihak terutama Kader-kader Partai Hanura sendiri, sangat reaktif menanggapi masalah ini”, tutup sang Sekertaris.

Hal senada juga disampaikan oleh Sukoyo mantan Wakil Ketua OKK DPD Partai Hanura Provinsi Lampung dirinya sangat menyayangkan dan sangat Kecewa dengan Statman tersebut sehingga dirinya bersama Irwan Wilantara melaporkan persoalan ini ke Pihak Polda Lampung.

“Statman Saudara Romli di dalam kolom komentar itu jelas sangat menohok dan menyinggung perasaan banyak pihak terlebih dirinya saat ini menjabat selaku Ketua DPRD di Kabupaten Lampung Utara”, ungkap sang mantan Wakil Ketua.

“Coba kita telaah saja bersama pertama Statman beliau ini sangat abigue atau memunculkan dualisme penafsiran karna jelas munculnya Statman beliau itu karna status tersebut memajang sebuah gambar photo yang jelas-jelas kita ketahui bersama adalah Jenderal Wiranto beratribut seragam TNI. Kedua dalam statmannya Saudara Romli mengatakan Jenderal banyak dosa”.

“Didalam kolom Status tersebut terpampang fotonya Bapak Wiranto berseragam TNI lalu dirinya mengatakan Jendral banyak dosa secara otomatis bisa saja di maknai para Jenderal TNI banyak dosa atau Bapak Wiranto banyak dosa dan hal ini nggak mungkin salah kirim apalagi jelas ada Emogi (tanda keadaan- red) tertawa”, Papar Sukoyo.

“Sejauh ini saya selaku kader Partai Hanura selain akan melaporkan saudara Romli dengan delik menebar kalimat ujaran kebencian dalam Status komentar dalam group Akun Facebook juga telah berkoordinasi dengan menghubungi Bapak Wiranto secara langsung untuk meminta arahan masalah benar salah nanti kita lihat proses hukumnya saja” ungkap Sukoyo. (LIPAN/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *