Warga Tubaba Berharap Kepolisian Tangkap Pelaku Video Ujar Kebencian

oleh -4.533 views

MP Tubaba – Video ujaran kebencian yang dilakukan oleh salah satu warga yang mengaku sebagai warga Menggala Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) terhadap Warga Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) ini mengundang banyak kecaman dari Warga Tubaba agar sekiranya aparat Kepolisian dapat bertindak cepat untuk menindak lanjuti video yang beredar luas di dunia maya tersebut.

Pelaku yang mengatas namakan Warga Menggala Kabupaten Tulang Bawang tersebut dengan sengaja telah membuat video ujaran kebencian yang di tujukan kepada warga Tulang Bawang Barat.

Video tersebut sudah tersebar luas melalui media Facebook. Salah satu warga Tiyuh Penumangan  Joni (28) sangat menyayangkan video yang menyebut nama wilayah  Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Joni yang telah melihat video tersebut berharap Kepolisian agar cepat bertindak dan tangkap pelaku yang menghina warga Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Saya selaku warga Tubaba tidak terima Kabupaten tercinta saya
dilecehkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan Kepada pihak Kepolisian agar cepat menangkap pelaku tersebut karena telah menyebarkan video ujaran kebencian”, harapnya. Rabu (8/5/19).

Dikutif dari Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 28 ayat (2) dan Jo Pasal 45 merupakan ketentuan yang mulai digunakan dalam kasus-kasus penyebaran kebencian berbasis SARA.

Bunyi Pasal 28 ayat (2) UU ITE adalah sebagai berikut:

Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Ancaman pidana dari Pasal 28 ayat (2) UU ITE tersebut diatur dalam Pasal 45 ayat (2) UU ITE yaitu pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *